Aviation Insurance

Definisi
Memberikan jaminan menyeluruh atas resiko yang terjadi pada pesawat terbang

Manfaat
a. Public Liability Insurance
   Menjamin third party liability pemilik pesawat atas kerusakan yang dilakukan oleh pesawat kepada property milik pihak lain, seperti rumah, kendaraan, tanaman, fasilitas airport dan pesawat lain atas tabarakan.
   Tidak menjamin kerusakan atas pesawat milik Tertanggung atau cedera penumpang dalam peswat Tertanggung.
   Setelah kejadian kecelakaan, maka asuransi akan memberikan kompensasi kerugian kepada korban. Namun jika tidak dapat dilakukan maka akan diputuskan oleh pengadilan

b. Passenger Liability Insurance
   Menjamin cedera atau meninggalnya penumpang yang berada dalam pesawat atas kecelakaan pesawat. Jaminan biasanya dihitung "per-seat" basis

c. Combined Single Limit (CSL)
   Menjamin gabungan atas public liability dan passenger liability dengan single overall limit per accident.
   Ground Risk Hull Insurance Not in Motion
   Menjamin kerusakan pesawat milik Tertanggung ketika berada di ground dan tidak bergerak atas kejadian seperti kebakaran, pencurian, vandalism, banjir, tanah longsor, kerisakan akibat hewan, angin atau hujan es, rusaknya hanggar
   Ground risk hull insurance in motion (taxiing)
   Menjamin kerusakan saat pesawat in motion (bergerak meninggalkan landasan).
   Menjamin semua fase selama In-flight maupun ground operation, termasuk parkir

Data yang diminta biasanya terkait dengan:

  • Spesifikasi pesawat/satelit
  • Nilai pertanggungan pesawat/satelit
  • Loss record /pengalaman klaim